Tinggalkan komentar

Melirik Lirik

Oleh Nuary Ayuningtyas

Bahasa Indonesia sangat lekat dengan kehidupan bangsa Indonesia. Penduduk kota-kota besar secara umum merupakan pengguna bahasa Indonesia yang sangat aktif, sedangkan penduduk daerah pedesaan sering menggunakan bahasa daerah setempat.

Dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, kita menjunjung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Bahasa ini pula yang secara khusus dan sengaja dipelajari di bangku-bangku sekolah seluruh Indonesia─selama dua belas tahun (SD-SMA) ditambah satu semester (perguruan tinggi, terkecuali mahasiswa jurusan Sastra Indonesia).

Waktu tersebut bukanlah waktu yang singkat, namun saya rasa belum cukup bagi kita untuk mempelajari bahasa Indonesia hingga dapat menggunakannya dengan baik. Menurut hemat saya, kita seharusnya tidak berhenti belajar bahasa Indonesia secara aktif agar kita dapat menggunakannya dengan baik dan nyaman.

Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk terus mempelajari bahasa Indonesia adalah dengan menggunakan lagu Indonesia─lagu berbahasa Indonesia. Belajar menyimak dan mencermati kata dan kalimat dalam lirik lagu Indonesia dapat menambah pengetahuan kita terhadap bangsa Indonesia.

Liriklah lirik lagu anak-anak berikut:

Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
Hijau, kuning, kelabu
Merah muda, dan biru
Meletus balon hijau
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat

Ini adalah contoh sederhana pembelajaran bahasa melalui lirik lagu Indonesia. Lagu ini mengajari anak-anak untuk mengenal nama-nama warna dalam bahasa Indonesia. Liriklah pula lagu Chrisye yang berjudul “Cintaku”:

Kan kujalin lagu
Bingkisan kalbuku
Bagi insan dunia
Yang mengagungkan cinta

Betapa nikmatnya
Dicumbu asmara
Bagai embun pagi
Yang menyentuh rerumputan

Cinta akan kuberikan
Bagi hatimu yang damai
Cintaku gelora asmara
Seindah lembayung senja

Tiada ada yang kuasa melebihi
Indahnya nikmat bercinta1

Indah, bukan? Beberapa kosakata bahasa Indonesia yang jarang digunakan sehari-hari muncul di sini.

Sayangnya, tidak semua lirik lagu Indonesia memberi pelajaran yang baik dalam hal bahasa Indonesia. Beberapa lagu terdengar membingungkan, seperti lagu2 yang dinyanyikan Ussy Sulistiowati ini:

Tatapan matanya… senyumnya
Hmm… I love you banget

Denganmu… kurasakan sesuatu
Yang tak pernah ku dapatkan darinya
Ho oh… ho oh… ho oh
Sedihku di masa yang lalu
Tergantikan oleh kebahagiaan

Saat ku tatap kedua matamu itu
Bisa kulihat keteduhan disana…

Ho oh… ho oh

I love you
Setiap hembus angin membawa namamu
I want you
Di kilauan bintang ku melihat senyummu

I Love you
Di setiap mimpi kulihat wajahmu
I want you
Kuserahkan hatiku hanya padamu2

Bandingkan dengan lirik lagu ciptaan Guruh Soekarno Putra:

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Negeri bagaikan permata
Persada bermandi cahaya (gemilang)
Oh tanah air beta
Nan elok rupawan
Inilah senandung pujaan

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Laut nan membiru terbentang
Di langit bertaburan bintang (benderang)
Oh ibu pertiwiku
Nan elok rupawan
Inilah lagu persembahan

Ya Tuhan, kudengar bisik-Mu
Di kesyahduan suara seruling
Kala malam yang hening
Menggugah jiwaku
Menyadarkanku
Senantiasa
Setia mengabdi
Berbakti
Dan aku pun berseru

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Padamu beta t’lah menyatu
Padamu beta kan setia (membela)
Oh tanah tumpah darah
Nan suci mulia
Inilah janjiku padamu3

Lirik lagu Ussy bukanlah contoh yang baik. Lagu ini mencampur bahasa Indonesia dan bahasa asing dalam satu kalimat sehingga menunjukkan praktik berbahasa yang tidak konsisten. Hal demikian marak di dunia musik, baik di negeri ini maupun daerah Asia lainnya. Sebuah fenomena yang menggelitik perut.

Sebaliknya, lagu Guruh menggunakan kata-kata yang bernuansa puitis dan bermakna dalam, dengan aturan bahasa Indonesia yang tepat. Dari sini kita belajar melihat lagu dengan tatanan bahasa Indonesia yang benar dan yang salah.

Kesimpulannya, kita dapat belajar bahasa Indonesia melalui lirik lagu—dari lagu anak kecil yang sederhana, lagu dengan kata-kata yang tidak umum dan bermakna dalam, hingga lagu dengan bahasa campuran atau yang berisikan kata-kata yang kurang mendidik (tentunya diperlukan hikmat untuk membedakannya). Kita dapat memperkaya kosakata kita melalui lirik lagu, yang kemudian dapat digunakan dalam keseharian kita.

Selamat melirik lirik lagu Indonesia.

Catatan

1 “Cintaku” (artis: Chrisye). Lihat KapanLagi.com. <http://lirik.kapanlagi.com/artis/chrisye/cintaku&gt;.

2 “I Want You” (artis: Ussy Sulistiawaty). Lihat KapanLagi.com. <http://lirik.kapanlagi.com/artis/ussy_sulistiawaty/i_want_you&gt;.

3 Guruh Soekarno Putra. “Cinta Indonesia”. Lihat KapanLagi.com. <http://liriklagucinta.com/g/guruh-sukarno-putra/cinta-indonesia-mp3.html&gt;.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: